Update Berita:

Jawara Banten Total Dukung Hidayat-Didik

Jakarta - Setelah masyarakat Betawi, Jawa, Sunda, Batak, Minang, Maluku dan Indonesia Timur, kini giliran jawara Banten yang mendeklarasikan dukungan untuk Hidayat-Didik.

Rabu (6/6) sejumlah tokoh Banten hadir dalam deklarasi dukungan bagi pasangan calon gubernur Hidayat-Didik. Mereka merupakan simpul masyarakat yang memiliki relasi dan kemapuan untuk mengembangkan jaringan untuk mendukung Hidayat-Didik.

Pak Jain, guru silat asal Banten menyimbolkan dukungannya untuk Hidayat dengan menyerahkan sebuah golok. Ia juga menyampaikan bahwa usia tak membatasi semangat. Dalam niat membereskan Jakarta jelas butuh semangat dan hal itu jelas ditampakkan oleh Pak Hidayat.

Dalam acara tersebut, turut hadir mantan menteri pertanian RI periode 2004-2009, Dr Anton Apriantono. Beliau menyampaikan bahwa dalam membangun Jakarta tak cukup hanya dengan membangun segi fisik, tapi juga mental."Membangun Jakarta bukan sekadar persoalan pembagunan fisik, melainkan juga mental. Kalau pemimpin saja belum baik, jangan diharap rakyat akan mendapatkan keberkahan" ungkapnya.

KH Dr Jazuli Juwaini, anggota DPR RI asal Banten juga turut menambahkan, saat ini Jakarta sudah memiliki begitu banyak orang pintar dan mengaku ahli. Hanya saja, Permasalahannya adalah belum ada figur yang benar-benar mampu memimpin dan mengarahkan potensi tersebut.

Hidayat sendiri mengungkapkan antara Jakarta dan Banten memiliki keterkaitan yang kuat. Ibarat satu badan, bila Jakarta sakit, maka Banten juga akan turut merasakan dan begitu sebaliknya. Bila gubernur tidak memiliki kemampuan berkomunikasi dengan pimpinan yang lain, maka hanya akan mengecilkan jakarta itu sendiri

Kemudian Hidayat juga menyampaikan bahwa saat ini Jakarta masih mengalami ketertinggalan dengan kota besar di Negara lain seperti Kuala Lumpur atau Singapura. Sebagai kota yang diunggulkan, harusnya Jakarta lebih mampu menunjukkan kebesarannya.
__________

HNW: Aneh bin Ajaib Aparat Kok Begitu

Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nur Wahid, menyesalkan insiden penodongan pistol yang diduga dilakukan oleh oknum TNI, terhadap anggota tim suksesnya saat memasang spanduk dan banner di daerah RW 07, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara pada 2 Juni kemarin.

"Saya menyesalkan insiden itu. pemasangan itu bukan dilarang, kecuali dipasang di tempat pribadi atau milik pemerintah. Masa digunakan aparat untuk berlaku represif , tapi kalau bawa aparat menurut saya harus dihentikan," ucapnya, Senin (4/6/2012).

Untuk mencegah hal ini terulang kembali, dan menimpa tim sukses pasangan Cagub lain, dia mengatakan Panwas perlu membuat penegasan, pentingnya menghormati demokrasi dan kinerja masyarakat sipil. Selain itu dia juga merasa heran, selama ini banyak poster dan baliho tokoh-tokoh lain, namun belum pernah ada yang mendapat ancaman seperti yang dialami relawan Hidayat-Didik

"Solusinya bukan nenteng aparat, aneh bin ajaib aparat begitu. Begitu banyak baliho dari calon lain tidak dipermasalahkan.Sekalipun ada pelanggaran, yang dilakukan bukan nenteng aparat, itu harus dikiritisi atasan oknum itu," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, relawan pasangan Cagub dan Cawagub, Hidayat-Didik diancam akan dihabisi dengan menggunakan senjata api saat memasang spanduk dan banner di daerah RW 07, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara pada Sabtu (2/6/2012) malam.
__________

Relawan Diancam Pistol, Tim HNW Tempuh Jalur Hukum

Jakarta - Terkait penodongan pistol terhadap relawan pasangan Cagub/Cawagub Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini oleh seseorang yang diduga oknum TNI, Ketua Tim Advokasi Hidayat-Didik, Zainuddin Paru, mengaku akan menempuh jalur hukum.

Zainuddin menegaskan, arogansi dan aksi premanisme tidak dibenarkan dalam proses Pemilukada DKI Jakarta. "Arogansi hanya akan mencederai demokrasi. Kita mengharapkan Pilkada berlangsung dengan aman, tertib, jujur, dan adil," kata Zainuddin, Minggu (3/6/2012) malam.

Menurutnya, kasus penodongan senjata api yang dialami relawan Hidayat-Didik oleh oknum yang diduga TNI di Rawa Badak, Jakarta Utara, berlawanan dengan prinsip-prinsip demokrasi.

Zainuddin mengatakan akan menempuh jalur hukum untuk menghentikan aksi premanisme seperti itu. Oknum TNI yang terlibat juga akan dilaporkan ke pihak yang berwenang. "Kita akan mengirim surat ke Panglima TNI. Meminta agar TNI netral dalam Pilkada DKI Jakarta," tambahnya.

Seperti diketahui, relawan pasangan Cagub dan Cawagub, Hidayat-Didik diancam akan dihabisi dengan menggunakan senjata api saat memasang spanduk dan banner di daerah RW 07, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara pada Sabtu (2/6/2012) malam.
__________

Hidayat: Sungai Ciliwung Berpotensi Menjadi Wisata Sungai

Tahun 2012, Hari Lingkungan Hidup Sedunia sudah menginjak usia ke-40. Pada usia ke-40, seharusnya lingkungan semakin lama semakin baik. Namun pada kenyataannya, pencemaran lingkungan semakin lama semakin parah.

Cagub DKI Jakarta, Hidayat Nurwahid, mengatakan saat ini Jakarta sebagai ibukota negara mendapat berbagai 'penghargaan' mengenai lingkungan dari mulai kota terpolusi nomor 3 di dunia, kota termacet di dunia, kota dengan mal paling banyak sampai kota dengan tempat sampah terpanjang di dunia.

"Padahal dalam sejarahnya, sungai Ciliwung adalah sumber kehidupan masyarakat di tanah Pasundan dan Pajajaran sampai Batavia. Ciliwung menjadi sumber air bersih untuk minum, memasak dan mandi, sumber air untuk pertanian jalur transportasi perdagangan serta tamasya," ujar Hidayat di sela-sela kegiatan menyusuri sungai Ciliwung, Jakarta, Selasa (5/6/2012).

Menurut mantan Ketua MPR ini, kondisi obyektif tingkat pencemaran sungai Ciliwung cukup parah. Saat ini sampah per hari yang mengotori sungai Ciliwung mencapai 360 m3. Setahun sampah sungai Ciliwung mencapai 131.400 m3 setara dengan 2 candi Borobudur (1 candi volumenya 55.000 m3).

Kondisi hutan yang ada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung sudah sangat kritis. Dari syarat 30% hutan yang ditentukan, hanya tersisa 9% hutan di DAS Ciliwung. Mennurut cagub DKI nomor urut 4 ini, sungai Ciliwung yang dulu menjadi sumber kehidupan sekarang menjadi sumber bencana terlebih ketika musim hujan datang.

Dia menambahkan, setidaknya ada tiga hal yang perlu dilakukan gubernur DKI mendatang untuk memperbaiki kondisi sungai Ciliwung.

Pertama, melakukan koordinasi secara menyeluruh dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah tetangga yang menjadi aliran Ciliwung (Jawa Barat, Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Kota Depok). Untuk itu, diperlukan pemimpin Jakarta yang mampu membangun komunikasi dan kerjasama dengan pemerintah pusat dan kepala daerah penyangga.

Kedua, bersama-sama membentuk komunitas masyarakat peduli Ciliwung dengan menerapkan aturan ‘anti-rubbish dracula’, yaitu memberikan hukuman kepada warga yang tertangkap basah membuang sampah ke sungai dan menjadikannya sebagai sebagai mata-mata bagi orang yang membuang sampah lainnya untuk dihukum pula.

Ketiga, membangun wisata sungai. Membangun wisata sungai seperti sungai Chao Praya di Bangkok. Sungai Chao Praya airnya sama cokelatnya seperti di Ciliwung, belakangnya juga banyak eceng gondok. Tapi wisatanya maju dan berkembang karena mereka memperhatikan kebersihan.

"Bedanya lagi, rumah-rumah di Thailand menghadap sungai tidak seperti di Indonesia. Rumah masyarakat membelakangi sungai. Atau bisa juga dengan mencontoh China, beberapa pinggir sungai dibebaskan dan dibuat jogging track atau jalur pejalan kaki," pungkas Hidayat.
___________

Politik uang di Pilkada DKI hukumnya haram

Calon Gubernur DKI Hidayat Nurwahid menegaskan, dirinya telah berkomitmen mengharamkan penggunaan politik uang dalam Pilkada DKI Jakarta pada Juli mendatang.

"Menghadirkan pemilukada DKI Jakarta yang bebas dari politik uang adalah hal yang biasa buat kami," ujar Hidayat dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis.

Menurut calon gubernur nomor urut 4 ini, menghadirkan pemilukada yang bebas politik uang bukanlah sekadar janji, namun sudah ia buktikan bersama PKS. "Tentu tim kami sangat siap untuk itu (tidak berpolitik uang)," ujar anggota Komisi I DPR RI tersebut.

Ia menjelaskan sudah menjadi rahasia umum setiap kali suksesi kepemimpinan suatu kelompok, organisasi, atau bahkan pemerintahan, tidak pernah terlepas dari politik uang.

"Secara umum mungkin iya, namun tidak dengan PKS," ungkap mantan Presiden PKS ini.

Hidayat menjelaskan, meskipun PKS sudah berkali-kali melakukan pergantian pemimpin, namun tidak pernah terjadi keributan, apalagi diwarnai politik uang.

Demikian pula saat dirinya menjadi Ketua MPR RI periode 2004-2009. Hidayat mengungkapkan, sejak awal hingga akhir kepemimpinannya, tidak pernah diwarnai konflik, apalagi politik uang.
_______

Salimah Target Bina 1000 Majelis Taklim

Organisasi massa, Persaudaraan Muslimah (Salimah) Surabaya, targetkan mampu membina 1000 kelompok perempuan di Surabaya. Hal itu, menurut Aris Setijawati, Ketua Umum Pimpinan Daerah PD Ormas Salimah Kota Surabaya merupakan target untuk mempertahankan Surabaya sebagai Kota Layak Anak dan ramah perempuan.

Menurut Aris, jumlah tersebut akan menjadi target kepengurusan Salimah Kota Surabaya hingga 5 tahun kedepan. Aris menambahkan, gerakan Salimah ini menjadi program yang selaras dengan agenda pemerintahan kota Surabaya, yaitu ramah dan peduli perempuan dan keluarga.

"Targetnya, selama 5 tahun kedepan, Salimah Surabaya harus membina 1000 kelompok perempuan," kata dia saat acara pelantikan pengurus PD Salimah Surabaya 2012-2017 di Aula Lebah Biru Telkom, Minggu (3/6).

Aris mengatakan, target 1000 binaan perempuan tersebut dapat dicapai melalui majelis taklim dan kelompok pendidikan untuk kaum Ibu. Caranya, Salimah akan membina dan mengembangkan majelis baik di kampung, rumah maupun perkantoran. Fungsinya, majelis taklim tersebut menjadi fasilitator untuk menumbuh kembangkan peran perempuan dalam keluarga.

Selain majelis taklim, target itu juga akan didukung dengan program yang berbasis keluarga seperti pendidikan ketrampilan keluarga, peduli pendidikan anak usia dini. Bahkan, Salimah akan memerankan sebagai fasilitator pemberdayaan ekonomi untuk ibu. Semua gerakan tersebut akan dipadukan dengan langkah gerak PKK yang mulai digenjot pemerintah untuk pencapaian MDGs tahun 2015 nanti.

Menurut Aris, Salimah yang berdiri di Surabaya tahun 2006 itu memang menjadi ormas yang memfokuskan diri untuk pemberdayaan perempuan, dakwah muslimah, peduli anak dan keluarga. Untuk itu, tambahnya, Salimah siap bergandengan dengan semua pihak agar Surabaya tetap menjadi kota layak anak dan ramah perempuan.
______

PKS Bentuk Tim Penokohan Capres

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai membentuk tim untuk mematangkan penokohan figur-figur yang akan diusung menjadi calon presiden (capres).

Ketua DPP PKS Mustafa Kamal mengatakan, tim tersebut kini terus dimatangkan partainya. “Kami menjaring tokoh internal maupun eksternal yang punya track record baik di masyarakat dan kita anggap pantas memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara. Setelah itu kita saring seketat-ketatnya. Jadi dua mekanisme itu (untuk) menjaring seluas-luasnya dan menyaring dengan ketat,” ujar dia kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, kemarin. Dia menyatakan, PKS punya visi dan misi yang tertuang dalam platform PKS.

Mustafa menyampaikan, tentunya dalam melakukan penokohan pihaknya akan melihat komitmen terhadap keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan lebih luas dalam koridor konstitusi. Ditanya soal nama-nama tokoh, dia mengutarakan, tim yang dibentuk ini baru dimatangkan partai. Nantinya, DPP PKS sendiri akan memberikan keleluasaan untuk menyusun kriteria tokoh-tokoh yang akan dijaring.

“Itu nanti akan keluar kriterianya. Sekarang jika dilihat dari aspek penjaringan intuitif,sudah kelihatan orangorangnya. Saat ini mungkin terlalu pagi melakukan penilaian dan kita tidak ingin masuk ke wilayah nama-nama. Nanti kita kriteriakan dulu,” paparnya. Menurut dia, penjaringan tokoh yang terlalu dini menyebutkan nama merupakan tahapan kerja yang prematur. Karena itu sampai saat ini PKS belum membuat kriteria tokoh yang akan diusung.Termasuk saat disinggung mengenai kemungkinan PKS mengusung mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Bahkan Obama Pun Berguru Pada Hidayat Nur Wahid

Presiden Barack Hussein Obama menilai, Ketua MPR Hidayat Nur Wahid  adalah tokoh muda yang cemerlang dan pemimpin baru bagi Indonesia."Di mata Obama, tokoh PKS ini adalah pemimpin baru untuk Indonesia. Ia sederhana dan cerdas," ujar Obama sebagaimana dituturkan Inung Nugroho, wartawan ABC, Australia

Presiden Barack Hussein Obama menilai, Ketua MPR Hidayat Nur Wahid  adalah tokoh muda yang cemerlang dan pemimpin baru bagi Indonesia."Di mata Obama, tokoh PKS ini adalah pemimpin baru untuk Indonesia. Ia sederhana dan cerdas," ujar Obama sebagaimana dituturkan Inung Nugroho, wartawan ABC, Australia.

Inung menjelasakan, komentar itu meluncurkan dari mulut Obama ketika ia menyelenggarakan acara talk shaw pada 2004 yang dihadiri Obama-saat itu ia masih sebagai senator- para tokoh
partai politik, pengamat, dan United Nation Development Programme (UNDP).

Menurutnya, Obama terpilih sebagai presiden Amerika Serikat (AS) lantaran ia berguru dari kepribadian Hidayat Nur Wahid. "Obama melihat mantan Presiden PKS ini sederhana, pintar, dan visi kenegaraannya bagus. Obama belajar dari pribadi Dr. Hidayat Nur Wahid," kata wartawan yang juga seniman ini.

Sosok dan pemikiran Hidayat, sambung dia, kini dibutuhkan Indonesia sebagaimana Obama dibutuhkan AS. "Muda, energik, dan mampu memelihara kerukunan bangsa," tegasnya.

Pandangan serupa disampaikan seniman senior Solo, Agus Sunaryo Damarhusada, saat peluncuran dan pelantikan “Sahabat Hidayat”, di Gedung Wayang Orang Sriwedari, Solo, Senin 29 Desember 2008. Menurutnya, Hidayat merupakan tokoh bangsa yang sederhana. Dari kesederhaannya itu adalah keistimewaannya. "Tiada keistimewaan melainkan kesederhaan. Tiada kesederhaan melainkan keistimewaan. Bapak Hidayat Nur Wahid itu orangnya sederhana, tinggal memperbanyak sahabatnya," ujarnya.

Ayah tiga anak ini mengaku bukan anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Tapi sebagai warga negara, ia merasa kagum dengan kehadiran Hidayat di panggung politik. "Ia bersih dan patut memimpin negeri ini. Negara dan bangsa ini menjadi sejahtera, susah, aman, damai, konflik, dan sebagainya tergantung pemimpinnya," imbuhnya. (Saifuddin)

Penulis : Bayu Gawtama

(tulisan ini pernah dimuat di warnaislam.com pada tahun 2008, judul asli “Obama: HIdayat Nur Wahid Tokoh Muda Cemerlang dan Pemimpin Baru bagi Indonesia”)
_________

Di USA, Bule-pun Dukung Hidayat-Didik

Texas (4/6) - Dukungan kepada pasangan no 4: Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbini sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta kali ini bukan saja datang dari Warga Negara Indonesia, bahkan datang dari Bule yang tinggal di Texas, Amerika Serikat.

Deklarasi dukungan kepada Hidayat-Didik ini digelar di Richard Greene Park yang terletak di antara Ranger (Baseball) Stadium dan Cowboy (American Football) Stadium pada hari Ahad (3/6/2012). Tokoh masyarakat Indonesia di Texas, Asman Nasution mengatakan, "Meskipun kami yang tinggal di Amerika Serikat saat ini tidak bisa nyoblos, kami mengajak saudara-saudara di Jakarta untuk memilih Hidayat-Didik karena mereka bersih, peduli, dan berkemampuan untuk memperbaiki Jakarta."

Acara Deklarasi ini diawali dengan jalan santai keluarga yang diikuti oleh sekitar 30 orang WNI. Panitia acara ini, Erianto Yusuf menjelaskan, "Pak Hidayat memiliki concern yang besar terhadap kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Oleh karena itu, kami turut mendorong program beliau dengan mengawali kegiatan deklarasi ini dengan kegiatan yang menyehatkan badan sekaligus mendekatkan hubungan suami-istri dan anak-anak."

Mereka yang hadir dalam acara deklarasi dukungan untuk Hidayat-Didik ini mewakili berbagai kalangan, sebagian besar adalah kalangan profesional, selebihnya, pemuda, pelajar, mahasiswa, dan ibu rumah tangga, termasuk seorang Bule, Jeff Keysocks. "My wife, Emy, who is from Indonesia, told me about Hidayat. People of Jakarta should elect him as Governor since he has all the ingredience to be a successful governor!", katanya meyakinkan.

Mereka semua puas mendapatkan jawaban dan penjelasan langsung dari pak Hidayat melalui Skype  tentang  bagaimana 'ngeberesin Jakarta'. Meskipun pak Hidayat tampak lelah karena di Jakarta sudah larut malam sedangkan di Dallas masih menjelang siang, namun beliau tetap semangat dan sekali-sekali menyelingi jawaban beliau dengan joke-joke yang membuat pendengar tertawa lepas.

Deklarasi dukungan kepada Hidayat-Didik disudahi dengan brunch dan doa bersama agar pemilukada DKI Jakarta bisa berjalan dengan jujur dan adil sehingga terpilih pemimpin yang berakhlak mulia dan mampu 'ngeberesin Jakarta'.
____________

Kisah Gadis Kristen, Ikhwan dan Sopir Taksi




twit Oktarizal Fiardi

@OktaRizalFr
Cairo


  1. Ada #kisah menarik yg terjadi di salah satu provinsi Mesir...

  2. Seorang gadis naik taksi. Setelah duduk dlm taksi sopir bertanya: "Memilih siapa ketika Pilpres?"

  3. Si gadis menjawab, "Mohammed Morsi" si sopir heran dan protes, "Kenapa? Dia kan Ikhwan?"

  4. Si sopir berancang2 mengkritik Morsi, "Saya seorang muslim dan nama saya Mohammed"

  5. Si gadis memotong dan balik menjawab: "Saya Kristen dan nama saya Marian"

  6. Si sopir tmbh bingung n brkata: "Bukankah Shafiq akan menempatkan Injil dalam buku pelajaran dan mnghapus ayat2 al Quran?"

  7. Si gadis menjawab: "Bagaimana mungkin saya akan memberikan suara saya kepada orang yg tdk mnghormati agamanya"

  8. Si gadis melanjutkan: "Ktk gereja sy diledakkan, Shafiq ada brsama Mubarak smntra Ikhwan ktk itu dipenjara...."

  9. "Ketika syuhada' berguguran, Shafiq mnjabat sbg Perdana Menteri sementara Ikhwan ada bersama demonstran d Tahrir"

  10. Setelah mndengar penuturan si gadis, sopir taksi berujar, "Stlh mndgar kata2 kamu saya akn pilih MORSI"

  11. Allahu akbar walillahi allhamd (Allah Maha Besar n Segala puji hny milik Allah)
__________
PksPiyungan
 
© Copyright PKS Kabupaten Madiun 2012 | Designed by Abuarsyad.